FTBI Teluk Kepayang dan Kusan Hulu Jadi Role Model Pelestarian Bahasa Daerah
Teluk Kepayang, Intermezzo.web.id — Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang SD tingkat Kecamatan Teluk Kepayang digelar di SDN 1 Teluk Kepayang, diikuti siswa-siswi dari SDN Guntung, SDN 1 Teluk Kepayang, SDN 2 Teluk Kepayang, SDN Tibarau Panjang, dan SDN Tapus pada Sabtu (13/09).
Kegiatan dibuka oleh Ariatik, Kepala SDN Tibarau Panjang, yang mewakili tuan rumah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjadikan lomba sebagai ruang silaturahmi.
Lomba mempertandingkan pidato Bahasa Banjar, bakisah Bahasa Banjar, kisdap (kisah handap), menulis puisi Bahasa Banjar, dan bapandung. Peserta hadir bersama guru pendamping masing-masing.
Koordinator FTBI Kabupaten Tanah Bumbu, Ngatmiyatun, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan FTBI di Teluk Kepayang.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan FTBI di Kecamatan Teluk Kepayang ini. Kegiatan ini bisa menjadi role model bagi sekolah lain. Tahun depan kami targetkan FTBI akan dilaksanakan bersamaan dengan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N),” jelasnya.
Pelaksanaan FTBI di Teluk Kepayang dan Kusan Hulu diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa daerah serta memperkuat literasi sejak dini. Dengan dukungan sekolah dan guru pendamping, kegiatan ini menjadi langkah penting menjaga warisan budaya Banjar di tengah perkembangan zaman.
Ryn/IMZO


Posting Komentar